February 27, 2024

KETAPANG, Polda Kalbar – Polres Ketapang menurunkan ratusan personel pada kegiatan aksi Hari Buruh Internasional atau dikenal MayDay pada Selasa (02/5/2023).

Diterangkan oleh Kapolres Ketapang AKBP Laba Meliala S.I.K., M.H Melalui Kasi Humas Polres Ketapang, AKP Junaidi bahwa pihaknya pada Hari Buruh Internasional hari ini melibatkan sebanyak 340 personil terdiri dari POLRI,TNI dan Sat Pol PP.

Personil yang diturunkan itu di antaranya mulai dari Unjuk Rasa atau aksi peringati Mayday yang digelar di Kantor Disnaker Ketapang, Dan kantor DPRD Kabupaten Ketapang.

Dan personil yang diturunkan juga dari berbagai Satuan Tugas (Satgas), sesuai dengan kebutuhan dari kegiatan yang akan diamankan oleh pihaknya.

“Jadi total personil yang dilibatkan ada 340 personil. Itu kegiatannya mulai dari pengaman unjuk rasa dan aksi orasi,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Junaidi menyebutkan untuk kegiatan unjuk rasa pihaknya melakukan tindakan yang persuasif untuk pengamanan agar aksi tetap berjalan kondosif.

“Untuk semua tindakan kita pada hari ini persuasif, atau melakukan pengamanan,” tuturnya.

Sebelum menuju titik lokasi aksi, terlebih dahulu para massa berkumpul di lapangan sepakat , Kecamatan Delta Pawan Kabupaten Ketapang.

Berdasarkan pantauan dari sekira pada pukul 09.00 Wib, pada massa aksi sudah mulai berada pada lokasi titik kumpul pertama tersebut.

Sekjen SBSI Hendrik Hutagalung, S.H , mengatakan pada hari ini memang diperkirakan ada ratusan buruh yang turun.

“Kemungkinan ada ratusan buruh yang akan turun dari berbagai perusahaan yang ada di Kabupaten Ketapang,” Selasa (2/5/2023).

Mengingat sebutnya aksi adalah penyampaian pendapat atau aspirasi apa yang menjadi tujuannya, sehingga harus disampaikan dengan sebenarnya.

Polda Kalbar, Kalbar, Kalimantan Barat, Polda Jabar, Jabar, Jawa Barat, Polres Pangandaran, Pangandaran, Kapolres Pangandaran, Polda Bengkulu, Bengkulu, Kapolda Bengkulu, Polda Kaltara, Kaltara, Kalimantan Utara,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *